Selasa, 12 April 2016

PENGHANTAR ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL



JERMAN. NEGARA SUPER POWER




mendefinisikan power padahal kata – kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Power juga mempunyai klasifikasi layaknya binatang, tapi dalam konteks yang berbeda. Klasifikasi power diperoleh dari hubungan-hubungan yang bersifat sosial, efek-efek hubungan internasional dan interaksi hubungan internasional yang bersifat sosial. Terdapat perbedaan dalam klasifikasi power dan 4 konsep dari power yaitu compulsory, institution, structural dan productiv (Barnett & Duvall, 2005:39). Keempat klasifikasi tersebut mempunyai sifat yang berbeda dan juga cara kerja yang berbeda pula. Power sebagai usaha untuk mencapai kekuasaan dan mempertahankan. Dari ketiga inilah sangat bermanfaat tentunya untuk generasi kedepan agar  negara tersebut menjad  lebih baik lagi.
 Karena jerman Termasuk dalam jajaran negara Uni Eropa yang sukses, Jerman juga dikenal sebagai salah satu negara kuat sejak perang dunia I dan kedua. Sebagai negara pengekspor terbesar ketiga di dunia, Jerman berhasil memperoleh pendapatan yang cukup besar. Hal tersebut dapat dilihat dari GDPnya yang mencapai 3,4 juta USD. Saking berkembangnya, tinggal di Jerman, kehidupan masyarakat Jerman sangatlah dijamin. Baik di bidang kesehatan, keamanan, pendidikan dan juga lingkungannya yang nyaman.
Pada abad ke-19, Belanda menjadi bagian dari wilayah Kerajaan Perancis di era Napoleon Bonaparte. Pada Mei 1940, Pasukan NAZI Jerman menguasai Belanda dan ratu Belanda takut dan mengungsi di Inggris sementara rakyat Belanda mendapatkan kekerasan dari NAZI Jerman. Belanda takut pada Jepang sehingga hengkang dari Indonesia pada tahun 1942. Karena jerman ingin menunjukan pada dunia bahwa Jerman telah bangkit dari keterpurukan perang Dunia 1
DIPLOMASI NEGARA JERMAN
01.jpg (600×338)
Berawal dari kunjungan Kanselir Jerman Helmut Kohl ke Indonesia pada tahun 1996 menghasilkan banyak kesepakatan dalam mempererat hubungan diplomatik antara negara Indonesia dan Jerman. Salah satunya yaitu mendirikan Komisi Bahasa Indonesia-Jerman yang berdiri pada tahun 1997 lalu. Berdirinya komisi ini menunjukkan bahwa dalam upaya membangun hubungan diplomatik antara Indonesia-Jerman tidak hanya melalui dilakukan lewat ekonomi dan politik, tetapi juga perlu dilakukan lewat diplomasi budaya yang berjalan seimbang.
“Saya salah seorang di antaranya, yang ikut mendirikan Komisi Bahasa pada tahun 1997 lalu. Kedudukan saya di situ semacam ahli atau penasihat. Komisi bilateral ini didirikan atas prakarsa Kanselir Jerman Helmut Kohl dan Presiden Indonesia Soeharto,” ujar Dr. Berthold Damshauser dalam percakapannya dengan “PR”, Minggu (22/7), lewat saluran telefon. Saat ini, ia tengah berada di Pekanbaru, Riau, bersama dengan penyair Agus R. Sardjono.
Pertemuan antara kedua pemimpin negara ini sungguh menghasilkan kesepakatan yang baik. Kanselir Jerman dan Presiden Indonesia waktu itu bernama soeharto memiliki kesepakatan untuk mempererat hubungan diplomatik, baik ekonomi, politik dan budaya. Hingga saat ini pun hubungan kerjasama itu berlanjut. Masing-masing negara perlu membicarakan hal ini agar tujuannya dapat berjalan seimbang. Sering kali kegiatan budaya seperti ini melibatkan orang-orang Indonesia maupun Jerman untuk berpartisipasi dan ikut campur tangan meramaikan suasana keindahan ini. Tak jarang kegiatan budaya ini sering dilakukan di kota-kota besar di Indonesia maupun Jerman.
 20120731111453745.jpg (400×320)
Perubahan situasi politik yang terjadi sejak tahun 1998, membawa Indonesia pada suatu perkembangan kebudayaan yang dinamis. Dalam hal mana Goethe-Institut Jakarta (yang memiliki cabang di kota pelajar Bandung) memiliki peranan yang penting. Goethe Institut mengorganisir berbagai kegiatan dalam hampir segala bidang kebudayaan. Seperti musik, film, pameran, tari maupun teater. Proyek-proyek tersebut tidak terbatas hanya sebagai perantara kebudayaan Jerman, tetapi dengan ikut sertanya seniman dan seniwati Indonesia pada lokalkarya dan semacamnya, dengan berlangsungnya kegiatan ini terjalinlah suatu dialog yang hidup antar dua kebudayaan. Dalam lingkup yang lebih kecil Kedutaan Besar Jerman juga menyelenggarakan berbagai konser dan pameran. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Marsudi dan Menlu Jerman Frank-Walter Steinmeiertelah membahas kerja sama Diplomasi dan ekonomi "Kami bicara mengenai masalah hubungan bilateral terutama di bidang ekonomi perdagangan kami perkuat. Dan kami sampaikan bahwa saya minta pemerintah Jerman untuk mempermudah akses produk Indonesia termasuk diantaranya komoditas," kata Retno kepada wartawan seusai bertemu Steinmeier di Kantor Kemlu, Dalam hal ekonomi dan perdagangan, Retno menjelaskan Indonesia memiliki prosentase ekspor yang besar ke Jerman dengan total perdagangan kedua negara mencapai lebih dari USD 7,3 miliar.
"Jerman merupakan salah satu mitra terpenting Indonesia di dunia. Perdagangan kita mencapai lebih dari USD7,3 miliar dan investasi sangat tinggi di dalam kerja sama bilateral itu terdapat kerja sama triangular dan kita lakukan kerja sama banyak di rumah sakit maupun investasi dipabrik Volkswagen di Cikampek,"kata Retno.
Pertemuan tersebut juga membahas kerja sama di bidang maritim seperti pembangunan pelabuhan dan infrastruktur kelautan lain sebagaimana sejalan dengan program kerja Presiden JokoWidodo.
Untuk kerja sama diplomasi, Retno telah menyampaikan kepada Steinmeier untuk membebaskan visa kepada paspor diplomatik dan servis "Jadi (pembebasan visa) untuk paspor hitam dan biru, karena sejauh ini Jerman belum memberikan itu. Tapi beliau juga setuju untuk melihat kembali kemungkinan-kemungkinan itu karena sejauh ini sudah ada paling tidak 11 negara Schengen yang sudah berikan bebas visa untuk pemegang paspor  diplomatik dan dinas, "ujar Menlu Retno
Menlu mengatakan jika hal itu dapat diwujudkan maka akan memberikan tanda yang sangat baik bagi hubungan bilateral Jerman dan Indonesia.
Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jerman adalah mesin elektrik, alas kaki, furniture, tekstil dan produk tekstil, minyak sawit, karet dan produk karet, kopi, komponen otomotif, cokelat dan makanan.
Indonesia-Jerman telah menyetujui "Jakarta Declaration for a Comprehensive Partnership" yang diresmikan oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kanselir Jerman Angela Merkel yang berkunjung ke Indonesia pada 11-12 Juli 2012.
Deklarasi tersebut berisi komitmen dalam meningkatkan hubungan kerja sama seperti antara lain dalam sektor hankam, ekonomi dan lingkungan hidup.
Jerman dan Cina memiliki interaksi yang kuat, termasuk konsultasi pemerintah bersama. Babak baru digelar dalam fase panas perubahan anggota di jajaran atas Partai Komunis Cina.
Kematian Bao Bao bukanlah pertanda buruk bagi hubungan Cina Jerman. Panda tersebut memang sudah lanjut usia, meninggal pada usia 34 tahun di kebun binatang Berlin, Rabu (22/08/12). Bao Bao merupakan panda besar tertua di dunia yang hidup di kebun binatang dan juga satu-satunya dari jenis panda ini yang hidup di kebun binatang di Jerman. Dulu Bao Bao memainkan peran simbolis dalam panggung diplomatik. Panda ini merupakann hadiah dari pemimpin Cina Hua Guofeng kepada Jerman saat Kanselir Helmut Schmidt mengunjungi Cina di tahun 1980.
Saat ini hubungan Cina dan Jerman sudah jauh dari tahap yang disebut “diplomasi panda”. Dalam 40 tahun hubungann diplomatik kedua negara ini, kerjasama berjalan dengan sangat erat. Hubungan erat ini juga dapat terlihat dengan digelarnya konsultasi pemerintah. Selain dengan Ciina, pertukaran seperti ini dilakukan Jerman hanya dengan enam negara lain, semuanya negara anggota Uni Eropa.
Bao Bao tiba di Jerman pada tahun 1980 didampingi oleh tujuh menteri, Kanselir Jerman Angela Merkel berada di Beijing untuk menggelar putaran ke dua konsultasi pemerintah Jerman-Cina. Pada putaran pertama yang digelar pada bulan Juni 2011 lalu, perdana menteri Cina bahkan didampingi oleh 13 menteri – lebih banyak dari kunjungan luar negeri lainnya. Pada konsultasi ini ditandatangani 14 kesepakatan, termasuk kesepakatan bisnis senilai sekitar 20 miliar Euro.
Diplomasi Panda dan Kepentingan Ekonomi
Jerman merupakan mitra dagang terpenting bagi Cina di Eropa. Dan Eropa merupakan mitra dagang terpenting bagi Cina di dunia. Sebaliknya, Cina merupakan mitra dagang Jerman terbesar ke lima dan setelah Amerika Serikat, ke dua terbesar di luar Eropa. Sampai batas tertentu, booming ekspor mesin dan pabrik mobil Jerman ke Cina telah menghentikan Jerman jatuh lebih jauh dalam krisis yang melanda Eropa.
Bagi peneliti Cina, Sebastian Heilmann, hal ini sudah jelas, “Hubungan ekonomi benar-benar memiliki arti penting, karena saat ini gesekan diantara kedua negara ini relatif rendah – meskipun memang kadang terdapat ketegangan.“ Memang terdapat debat mengenai perlindungan kekayaan intelektual atau pembatasan ekspor mineral langka. Menurut Heilmann, pembagian kerja antara Jerman dan Cina dalam sekotor indusrtri telah berkembang, “Jerman bertanggungjawab untuk produk industri berteknologi tinggi dan berharga mahal. Sementara Cina mengirimkann produk industri menengah, terutama kepada negara-negara berkembang dan ambang industri.
Dasar Luas bagi Kerjasama
Pertukaran ekonomi juga merupakan prioritas utama bagi Kanselir Jerman Angela Merkel. Dalam setiap kunjungannya di Cina, Merkel selalu mendorong investor Cina untuk berinvestasi di Jerman. Namun bagaimanapun, seperti yang dikatakan Merkel pada bulan Januari lalu sebelum mengunjungi Cina, Jerman tetap meletakkan penekanan pada seluruh spektrum hubungan bilateral.
Kanselir Angela Merkel saat diterim PM Wen Jibao di Beijing, Februari 2012
Dalam masalah ekonomi, Merkel menekankan, luasnya kerjasama yang dibina, “Dari ilmu pengetahuan sampai kerjasama ekonomi, dialog aturan hukum sampai isu-isu kerjasama pertanian, kami telah memperkuat kerjasama di berbagai sektor. Satu tema yang sangat penting tentu saja perlindungan lingkungan yang terkait dengan perubahan iklim dan pengembangan energi terbarukan.
Isu yang Diperdebatkan: Suriah dan Iran
Dalam kebijakan poltik, Jerman dan Cina tidak selalu berjalan bersama. Misalnya dalam kebijakan luar negeri, Jerman dan Cina memiliki pandangan berbeda, bagaimana menangani perang sipil di Suriah atau program nuklir Iran. Dan dalam konsultasi pemerintahh tahun 2011 lalu, Merkel menyodorkan tema mengenai kebebasan pers dan pembangkang pemerintah Cina.
Perbedaan pandangan inilah yang menjadikan konsultasi pemerintah sangat berharga, demikian menurut ilmuwan politik Eberhard Sandschneider. ”Ini bukan berarti bahwa dengan forum seperti ini dapat mengatasi semua masalah. Namun dalam forum jajaran tinggi ini dapat diangkat isu-isu dan mungkin cepat atau lambat akan dibahas solusinya.“
Beijing Sibuk dengan Dirinya Sendiri
Tampaknya konsultasi pemerintah putaran kedua ini tidak akan mencapai banyak hasil yang konkret. Karena Partai Komunis Cina yang berkuasa tengah menghadapi perubahan kepemimpinan. Jadwal resmi dari Kongres Partai ke 18, yang merupakan peristiwa politik terpenting dalam dekade terakhir masih belum diketahui.
Juga Eberhard Sandschneider tidak mengharapkan hasil spektakuler dari konsultasi pemerintah ini. “Saat ini Beijing terutama sibuk meperjelas peraturan suksesi. Nanti jika sudah berlalu, kita dapat berharap terjadinya tren baru, juga pada inisiatif Beijing.“


4 komentar:

  1. Dengan adanya hubungan diplomatik dengan jerman. Indonesia mendapatkan banyak keuntungan, lalu keuntungan seperti apa yg bisa jerman dapatkan dri hubungan diplomatik nya dengan negara Indonesia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya terimakasih karena sudah berkunjung dan bertanya ke blog saya keuntungan jerman berdiplomasi dengan Indonesia adalah volume perdagangan Jerman mengalami kenaikan yang tajam. Dengan Diplomasi ino Jerman bisa mengimpor produk-produk tradisional unggulan Indonesia seperti kelapa sawit, tekstil dan garmen, sepatu, kopi, teh, kakao, tembakau, karet dan bahan kimia.dan nilai investasi Jerman di Indonesia juga meningkat pada tahun 2011 saja investasi Jerman di Indonesia tercatat mencapai 158,1 juta US Dolar dgn jumlah proyek 68 unit dan mengalami peningkatan dibanding 2010 yang hanya 157,6 juta US Dolar untuk jumlah proyek 51 unit saja

      Hapus
  2. dalam hubungan kerjasama antar kdua negara tersebut sudah terjalin berapa lama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut sumber yang saya baca hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Jerman sudah berjalan sekitar kurang lebih 60 tahun terimakasih atas pertanyaannya dan sudah mengunjungi blog saya

      Hapus